Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan Semua Episode
43 Semua Episode
Episode 31 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 32 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 33 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 34 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 35 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 36 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 37 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 38 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 39 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Episode 40 - Aku dan Diriku: Taklukkan Dunia Kegelapan
Malam perayaan arwah. Bulan berubah merah.
Virus Utopia menyebar. Orang mati bangkit. Teror supernatural jadi nyata.
Julian terjebak di Komplek Muara. Pintu diketuk dari luar. Tapi siapa yang mengetuk?
Lalu… ponselnya berdering.
Yang menelepon… dirinya sendiri dari 10 menit yang lalu.
“Jangan buka pintu! Lari ke atap!”
Dengan bantuan dari masa lalu, Julian bisa melihat bahaya sebelum terjadi.
Tapi makin dalam dia makin sadar:
Virus ini bukan bencana alam. Itu rancangan Arkala Farmasi.
Di bawah bulan merah, satu-satunya cara bertahan hidup… adalah bekerja sama dengan dirimu sendiri.
Dapatkan ReelShort untuk menontonnya secara gratis
Membuka

