Gigit Hingga Puncak Semua Episode
88 Semua Episode
Episode 81 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 82 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 83 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 84 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 85 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 86 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 87 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Episode 88 - Gigit Hingga Puncak
Tyler Hayes terbangun menjadi seekor kutu—kecil, konyol, dan sangat murka. Namun, saat tahu minum darah membuatnya makin kuat, cepat, dan bisa bersayap, ia berhenti mengeluh dan mulai memangsa. Kejam, cerdik, dan keras kepala, ia merangkak ke puncak rantai makanan lewat tiap gigitan. Satu-satunya yang sadar? Nina Mercer, gadis akademi yang dingin dan pendendam. Nina pun bimbang, harus memencetnya mati atau membantunya berkuasa.
Dapatkan ReelShort untuk menontonnya secara gratis
Membuka

