Kakak, Penyesalanmu Datang Terlambat Semua Episode
62 Semua Episode
EP 37Episode 37
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 38Episode 38
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 39Episode 39
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 40Episode 40
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 41Episode 41
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 42Episode 42
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 43Episode 43
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 44Episode 44
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 45Episode 45
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 46Episode 46
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 47Episode 47
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 48Episode 48
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
Tonton Kapan Saja, Di Mana Saja
Buka

