Melihat judi menghancurkan banyak keluarga, Ray Cooper sang Iblis Judi bersumpah memberantasnya. Usai menaklukkan para legenda judi, ia pensiun dan menjadi tukang pijat kaki. Bertahun-tahun kemudian, utang kasino adik iparnya kembali menyeretnya. Kejahatan itu ternyata masih subur. Menyamar sebagai pekerja kumuh, Ray kembali ke kasino bawah tanah, menjadikan judi sebagai senjata untuk menyapu bersih kejahatan.