cinta dalam dusta drama china Film & Serial TV
Saat Cinta Berlalu
39.5k
1.6k
Ini adalah drama emosional klasik yang sangat memuaskan, menampilkan suami toksik yang mengemis putus asa dan tokoh utama wanita mandiri yang logis. Pada ulang tahun pernikahan kesembilan mereka, Evelyn memergoki suaminya, Jack, berselingkuh dengan sekretarisnya yang sedang hamil, Natalie. Tanpa rasa bersalah, Jack memecahkan gelas anggur ke kepala Evelyn, memaksanya berlutut minta maaf kepada si selingkuhan, dan dengan kejam menyuruh pengambilan 800 ml darah Evelyn untuk mengobati Natalie, sama sekali mengabaikan penyakit jantung parah yang diidap Evelyn. Pengabdian tulus selama sembilan tahun hanya berujung pada penghinaan tak berkesudahan serta pemandangan menyayat hati saat Jack meninggalkannya di tengah kobaran api demi menyelamatkan selingkuhannya. Lolos dari maut, cinta Evelyn pun mati sepenuhnya. Ia meninggalkan surat cerai yang sudah ditandatangani dan pusaka keluarga, memutus semua hubungan, lalu kabur ke London untuk memulai hidup baru. Baru setelah benar-benar kehilangan istrinya yang pemaaf, CEO arogan itu akhirnya panik. Jack mencari ke seluruh dunia, hanya untuk menemukan Evelyn di London dengan putus asa, tersenyum lebih cerah dari sebelumnya dalam pelukan pria lain, Noah. Setengah gila ingin merebutnya kembali, Jack menato simbol Evelyn di dadanya, dengan kejam memaksa selingkuhannya menggugurkan kandungan, dan mengacaukan pernikahan mewah Evelyn. Ia berlutut di karpet merah sambil menangis tersedu-sedu layaknya anjing jalanan, bahkan menusukkan pisau ke dadanya sendiri demi membuktikan ketulusan hatinya. Namun, cinta yang terlambat tak lagi berharga. Tak tergoyahkan oleh manipulasi emosional ekstrem dan kehancuran Jack, Evelyn berpaling tanpa menoleh lagi, lalu pergi berbulan madu dengan Noah—pria yang benar-benar menyayanginya. Meninggalkan sembilan tahun trauma dan penghinaan, kehidupan baru yang cemerlang sebagai wanita mandiri baru saja dimulai.
Kebohongan dan Kebenaran
49.4k
2k
Sejak lahir, Lily (10) dicap pembohong oleh ibunya yang percaya pada gelang pendeteksi kebohongan. Tiap kali Lily jujur—saat lapar, terluka, atau tak bersalah—gelang itu memerah dan menyetrumnya dengan kejam. Sebaliknya, saudari kembarnya, Ruby, memakai gelang palsu yang terus menyala hijau, meski ia memfitnah Lily atas pencurian dan perusakan. Terbutakan oleh alat palsu dan pilih kasih, Ibu mengurung Lily, mengabaikan penderitaannya, dan memanjakan Ruby. Pada Malam Tahun Baru, usus buntu Lily pecah. Ia memohon pertolongan saat gelangnya memerah terang; namun Ibu menganggapnya sekadar tantrum, mengurungnya sendirian, lalu pergi menonton kembang api. Lily tewas dalam siksaan, menuliskan kebenaran terakhirnya di buku harian sebelum tubuhnya kaku. Tiga hari berselang, Ibu menemukan jasadnya, buku harian itu, dan rahasia kejam sang gelang: alat itu hanya mendeteksi rasa takut dan sakit, bukan kebohongan. Gelang hijau Ruby yang diklaim jujur ternyata cuma mainan. Saat memakai gelang berlumuran darah itu, Ibu terus-menerus disetrum sementara lampu merah membongkar kebohongannya sendiri. Dihantui rasa bersalah, ia menjadi gila, menyiksa dirinya sendiri, dan menyerang Ruby yang licik hingga Ruby tertabrak truk dan lumpuh. Ayah kehilangan segalanya dan mati dalam keputusasaan. Pada akhirnya, Ibu meninggal sambil memeluk erat buku harian Lily, sementara roh Lily terbebas dari mimpi buruk gelang itu, melayang menuju kedamaian abadi—tanpa rasa sakit, tanpa dusta, hanya kebebasan.
Bukan apa yang kamu cari? Cari dalam bahasa lain.
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

