Kakak, Penyesalanmu Datang Terlambat Semua Episode
62 Semua Episode
EP 13Episode 13
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 14Episode 14
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 15Episode 15
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 16Episode 16
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 17Episode 17
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 18Episode 18
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 19Episode 19
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 20Episode 20
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 21Episode 21
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 22Episode 22
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 23Episode 23
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
EP 24Episode 24
Selama 16 tahun, Stephanie memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung—ibunya meninggal saat melahirkannya. Diabaikan oleh sang ayah, Morris, dan dibenci kakaknya, Alexander—ia terus berpegang pada satu-satunya kehangatan yang pernah diberikan Alexander. Namun, saat sepupu mereka, Abigail, pindah ke rumah itu, Alexander malah memusuhinya dan berharap Stephanie saja yang mati. Keinginannya seakan terkabul saat Stephanie didiagnosis mengidap kanker. Namun, setelah kematian Stephanie, dunia Alexander-lah yang perlahan hancur berantakan.
Tonton Kapan Saja, Di Mana Saja
Buka

