Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar Semua Episode
79 Semua Episode
Episode 51 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 52 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 53 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 54 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 55 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 56 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 57 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 58 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 59 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 60 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

