Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar Semua Episode
79 Semua Episode
Episode 61 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 62 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 63 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 64 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 65 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 66 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 67 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 68 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 69 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Episode 70 - Pura-Pura Lugu, Jadi Kesayangan Sang Bos Besar
Demi membalas dendam pada rival cintanya, Sesil Cendana nekat mendekati dan tidur dengan paman pria itu, Rian Wijaya, konglomerat super kaya yang kekayaannya nyaris tak tertandingi dan dingin itu. Banyak orang mengira, sebagai "beban keluarga", Sesil yang berani memancing kemarahan Pak Rian pasti akan berakhir sengsara. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Rian Wijaya, sang raksasa dunia bisnis yang ditakuti semua orang, malah memanjakan dan melindungi Sesil tanpa batas. Saat Sesil dipersulit, Rian bahkan dengan tegas berkata, "Aku tidak peduli soal keadilan. Aku hanya akan membela Sesil!"
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

