Sainganku Pura-Pura Jadi Pacarku Semua Episode
50 Semua Episode
EP 37Episode 37
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 38Episode 38
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 39Episode 39
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 40Episode 40
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 41Episode 41
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 42Episode 42
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 43Episode 43
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 44Episode 44
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 45Episode 45
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 46Episode 46
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 47Episode 47
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 48Episode 48
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

