Sainganku Pura-Pura Jadi Pacarku Semua Episode
50 Semua Episode
EP 25Episode 25
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 26Episode 26
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 27Episode 27
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 28Episode 28
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 29Episode 29
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 30Episode 30
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 31Episode 31
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 32Episode 32
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 33Episode 33
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 34Episode 34
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 35Episode 35
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
EP 36Episode 36
Murid beasiswa Gracie naksir ketua dewan siswa Caspian, tapi diejek "culun" karena cuma tahu teori. Saingannya, Hudson, menawarkan kesepakatan: dia akan pura-pura jadi pacarnya demi membantu Gracie memikat Caspian, asalkan Gracie mau mengajarinya teori. Sesi belajar rahasia mereka di loteng terlarang makin intim—mulai dari sembunyi dari Caspian di bilik mandi, hingga latihan merayu sambil minum anggur. Saat Hudson menciumnya di depan umum demi menyelamatkannya dari rasa malu, hati Gracie pun goyah. Saat kencan pura-pura, ia bertanya dengan napas tertahan, "bisakah kau menciumku"—lalu sadar bahwa nama yang ia sebut adalah Hudson, bukan Caspian.
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka

