Si Pendek Dewa Basket Semua Episode

89 Semua Episode

Si Pendek Dewa Basket episode 13

Episode 13

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 14

Episode 14

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 15

Episode 15

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 16

Episode 16

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 17

Episode 17

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 18

Episode 18

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 19

Episode 19

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 20

Episode 20

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 21

Episode 21

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 22

Episode 22

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 23

Episode 23

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 24

Episode 24

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
reelshort-logo
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka