Si Pendek Dewa Basket Semua Episode

89 Semua Episode

Si Pendek Dewa Basket episode 25

Episode 25

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 26

Episode 26

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 27

Episode 27

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 28

Episode 28

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 29

Episode 29

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 30

Episode 30

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 31

Episode 31

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 32

Episode 32

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 33

Episode 33

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 34

Episode 34

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 35

Episode 35

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
Si Pendek Dewa Basket episode 36

Episode 36

Bintang basket NBA, Raka, tewas dalam kecelakaan helikopter, tapi jiwanya justru merasuki Gavin, remaja bertubuh mungil dengan tinggi hanya 165 cm yang selama ini diejek sebagai "si cebol". Mewarisi kemampuan basket tingkat dewa, Gavin langsung memecahkan rekor lompatan milik pendiri tim Bara Petir, mengejutkan semua orang. Namun, sang kapten Stefan, yang dipenuhi iri dan prasangka, terus mempermalukannya, bahkan dengan sengaja mencederai kakak Gavin, yaitu Aldi, saat seleksi tim. Diliputi amarah, Gavin berubah menjadi mimpi buruk di lapangan. Dia menundukkan lawan dan membawa timnya bangkit. Saat menghadapi tim Mahajaya yang diperkuat bintang CBA, mereka tertinggal 32 poin. Gavin kemudian membalikkan keadaan lewat aksi luar biasa: mengejar ketertinggalan hanya dalam 45 detik dan menutup pertandingan dengan slam dunk penentu kemenangan 1,8 detik sebelum bel berbunyi. Dia pun menggagalkan permainan curang, keputusan wasit yang berat sebelah, dan membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah batas. Kemampuanlah yang menentukan segalanya.
reelshort-logo
Eksklusif di Aplikasi: Buka Gratis
Buka