Vivian, bos Grup Stanton, tak pernah menyangkanya. Saat pisau menghujam, calon menantunya, Natalie, muncul—dan Vivian pikir ia selamat. Ternyata ia salah. Serangan itu adalah ulah Natalie. Dan Emily, menantu baik yang dulu ia usir? Itu juga siasat licik Natalie. Saat bersimbah darah, Emily tiba. Ia terlambat menyelamatkan nyawa Vivian, tetapi sempat mendengar kata-kata terakhirnya. 'Kelak,' bisik Vivian, 'aku akan memperbaikinya.' Lalu, ia membuka matanya. Kini ia kembali ke tiga tahun yang lalu...