Plot dari Saat Dia Berlutut, Aku Memilih Tahta

Di kantin kampus, putra konglomerat Rio Lingga mengulurkan kartu emas sebagai bantuan. Sonia langsung menepisnya dan membentak, “Jangan hina aku dengan uang kotormu!” Kartu itu jatuh ke lantai. Aku, yang bahkan lebih terdesak darinya, segera memungutnya dan mengembalikannya dengan hormat. Tatapan Rio berubah tipis, lalu dia berkata tenang, “Kalau kamu bisa membujuk Sonia menerima kartu ini, aku juga akan membiayaimu. Uang kuliah dan biaya hidupmu kutanggung semua.” Di satu sisi ada harga diri yang menolak kekayaan, di sisi lain ada kenyataan yang memaksa menunduk. Dari sanalah jalan takdir kami berdua mulai bercabang.

Kamu mungkin menyukai

reelshort-logo
Dapatkan ReelShort untuk menontonnya secara gratis
Membuka